Berita

PDAM Surya Sembada Buka Suara soal Air Keruh di IPAM Karang Pilang

SURABAYA (Lenteratv) – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya buka suara terkait keluhan pelanggan soal penyebab air keruh, berbusa, hingga mengeluarkan…

Kondisi air baku Sungai Surabaya yang menjadi sumber air IPAM Karangpilang, Kota Surabaya.
Kondisi air baku Sungai Surabaya yang menjadi sumber air IPAM Karangpilang, Kota Surabaya.

SURABAYA (Lenteratv) – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya buka suara terkait keluhan pelanggan soal penyebab air keruh, berbusa, hingga mengeluarkan bau yang viral di media sosial. Gangguan berawal dari menurunnya volume air, ditambah polutan yang ikut mencemari kualitas air baku yang masuk ke instalasi pengolahan air minum (IPAM).

Di beberapa akun media sosial, sebuah video menunjukkan pemeriksaan kualitas air di Sungai Surabaya, di kawasan Karangpilang, Kota Surabaya, Minggu pagi kemarin, oleh petugas dari PDAM Surya Sembada Surabaya.

Dalam pemeriksaan tersebut, nampak kondisi air sungai yang menjadi sumber bahan baku air IPAM tercemar polutan berbusa dan berbau. Busa yang muncul pada air bukan disebabkan banyaknya bahan kimia pengolahan, tetapi tingginya kandungan organik dalam air baku.

Air baku yang diolah IPAM Karangpilang berasal dari Sungai Surabaya dan dipasok melalui Perusahaan Jasa Tirta atau PJT I. Seharusnya, air diterima pada kategori dua saat gangguan. Namun, saat kejadian tersebut, kategori gangguan sudah mencapai status tiga.

Kondisi ini lebih ekstrem jika dibandingkan dengan pencemaran yang terjadi pada 2010 lalu. Tingginya kandungan polutan membuat proses pengolahan di IPAM Karangpilang kewalahan.

Manajer IPAM Karangpilang PDAM Surya Sembada Surabaya, Didik Hariyanto, menerangkan langkah solusi yang dilakukan dengan menaikkan jumlah kapasitas air untuk masyarakat agar polutan segera terurai. Selain itu, menambah dosis klorin atau disinfektan guna membunuh bakteri dan kandungan organik.

“Kami sebelumnya meminta maaf kepada masyarakat atas kondisi ini, tapi kami sudah melakukan upaya solutif dengan meningkatkan kapasitas air untuk mengurai polutan dalam air, dan estimasi tersebut membutuhkan sekitar 5 jam,” terang Didik Hariyanto, Manajer Produksi IPAM Karangpilang PDAM Surya Sembada Surabaya.

Langkah pemulihan tersebut dilakukan dengan estimasi waktu mencapai lima jam agar pelanggan kembali menikmati baku mutu air seperti sediakala.

Adapun sebagian air dengan kandungan polutan dirasakan jaringan distribusi pelanggan dari IPAM Karangpilang, termasuk kawasan Kebraon, Kedurus, Pondok Maritim, Putat Gede, Tanjung Sari, serta sejumlah wilayah Surabaya Selatan dan Barat.

Usai penanganan, dalam waktu cepat kualitas air baku yang masuk ke IPAM Karangpilang dilaporkan mulai membaik, dan proses pengolahan berangsur normal.

Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri

Topics:

About the Author

LenteraTV

Related Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *