Berita

Eri Bakal Bongkar Sarang Narkoba di Jalan Kunti di Atas Aset PT KAI, Warga Dilibatkan Jadi Solusi: Ibu-Ibu Dilatih UMKM, Anak Muda Diberi Modal

SURABAYA (Lenteratv) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya angkat bicara soal penanganan kampung narkoba di Jalan Kunti, Surabaya, usai…

Suasana Jalan Kunti, Surabaya, yang di antara gang-gang sempitnya terdapat sejumlah lahan milik PT KAI yang sebelumnya menjadi sasaran penggerebekan polisi terkait kasus peredaran narkoba.
Suasana Jalan Kunti, Surabaya, yang di antara gang-gang sempitnya terdapat sejumlah lahan milik PT KAI yang sebelumnya menjadi sasaran penggerebekan polisi terkait kasus peredaran narkoba.

SURABAYA (Lenteratv) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya angkat bicara soal penanganan kampung narkoba di Jalan Kunti, Surabaya, usai penggerebekan besar-besaran oleh Polda Jawa Timur.

Eri memastikan rumah yang selama ini menjadi sarang bandar narkoba dan berdiri di atas aset PT KAI akan segera dirobohkan oleh PT KAI.

“Jadi kemarin sudah dilakukan pembongkaran oleh penggerebekan ya misalnya oleh Polda Jawa Timur dan saya matur nuwun sehingga nanti kita akan menggerakkan UMKM di sana,” kata Eri usai pelantikan Baznas Kota Surabaya di Balai Kota, Selasa.

“Yang ketiga aset itu adalah aset dari PT KAI ternyata ada rumah yang dia itu dijadikan sarang oleh narkoba ini bandar narkoba yang insyaallah akan ada tidak dari PT KAI untuk merobohkan rumah itu karena itu asetnya PT KAI,” tegasnya.

Menariknya, Eri menekankan keterlibatan warga di TKP bukan sebagai pelaku, melainkan sebagai kunci agar Kunti tidak kembali menjadi kampung narkoba.

Menurut Eri, pembongkaran fisik saja tidak cukup. Pergerakan ekonomi warga harus dihidupkan.

“Sehingga kami akan support penuh membantu penuh dari kegiatan Polda Jawa Timur Polrestabes Tanjung Polres Tanjung Perak juga dari PT KAI yang penting sekarang kita bisa menghilangkan dari tapi jangan kembali maka pergerakan ekonomi harus terjadi di sana,” ujar Eri.

Strategi yang disiapkan Pemkot adalah melatih ibu-ibu agar punya penghasilan dan memberi modal usaha bagi anak-anak muda di kawasan Kunti.

“Jadi mulai pelatihan ibu-ibunya pelatihan-pelatihan anak muda terus juga menggerakkan UMKM,” jelasnya.

Eri mengakui upaya pembersihan Kunti sebelumnya sudah dilakukan, tetapi belum maksimal karena aktivitas narkoba masih masif.

“Jadi upaya itu belum dilakukan karena apa? Sudah dilakukan tapi tidak bisa maksimal karena masih ada pergerakan narkoba di sana. Tapi alhamdulillah dengan turunnya kepolisian dan membuat tenda-tenda di sana,” katanya.

Dengan dukungan penuh dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Polres Tanjung Perak, BNN Kota Surabaya, dan PT KAI, Eri optimistis Jalan Kunti bisa berubah total.

“Saya matur nuwun pada Pak Kapolda Jawa Timur, Pak Kapolri dan Kapolres Tanjung Perak yang sudah menjaga Kota Surabaya dan BNN ya, khususnya BNN Kota Surabaya ini ayo kita terus agar Surabaya ini bersinar, bersih dari narkoba,” pungkasnya.

Dengan dirobohkannya sarang bandar di atas lahan PT KAI dan masuknya program UMKM, Pemkot menargetkan Jalan Kunti berubah dari kampung narkoba menjadi kampung UMKM yang BERSINAR atau Bersih dari Narkoba.

Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri

Topics:

About the Author

LenteraTV

Related Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *