SURABAYA (Lenteratv) – Seorang karyawan gudang besi tua di Jalan Ngagel No. 53, Kelurahan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, mengalami insiden kerja mengerikan pada Selasa pagi (13/10). Korban terjepit tumpukan besi dan harus dievakuasi menggunakan crane.
Peristiwa nahas ini pertama kali dilaporkan warga bernama Bonek ke Command Center 112 Surabaya pada pukul 09.24 WIB.
Mendapat laporan orang terjepit tertimpa besi, tim gabungan langsung bergerak. Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya bersama BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Timur, dan TGC Timur berangkat pukul 09.25 WIB dan tiba di TKP hanya dalam 5 menit, pukul 09.30 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan koordinasi dan proses evakuasi.
Korban diketahui bernama Soadi, warga Dusun Mangbetoh, Sampang. Korban mengalami fraktur di bagian paha dan kaki sebelah kanan, namun dalam kondisi sadar.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas harus menggunakan crane yang ada di dalam gudang untuk mengangkat tumpukan besi berat yang menimpa tubuh korban.
“Jadi hari ini kita lagi membantu warga masyarakat yang menurut informasi ada salah satu karyawan terjepit besi karena memang pekerjaannya beliau ini di besi tua lalu kemudian kita meluncur ke lokasi bersamaan dengan medis segera di lokasi dan kami bantu bersama keluarga dan pemilik pekerjaan tersebut,” ujar Lilik, Danton BPBD Kota Surabaya.
“Korban posisi dikatakan ini korban, eh, terjepit terhimpit oleh tumpukan besi, eh, kami lihat satu kaki sisi kanan keluar darah untuk luka parahnya kami belum monitor karena langsung kita evakuasi kita bawa ke dokter Soetomo rumah sakit,” tambahnya.
Danton Lilik menjelaskan, bagian yang terjepit adalah paha dan kaki kanan.
“Orang terjepit di bagian paha dan kondisinya dalam keadaan sadar, evakuasi dengan cara menggunakan crane yang ada di dalam gudang,” terangnya.
Setelah berjibaku selama 40 menit, evakuasi selesai dan dinyatakan kondusif pada pukul 10.09 WIB. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak BPBD mengapresiasi cepatnya laporan warga melalui 112.
“Kalau saya sangat bersyukur dengan adanya satu satu dua ini di samping itu saat ini perkembangan sampai dengan warga masyarakat itu sangat paham sekali bahkan keberadaan kita seperti saya ini di wilayah pusat itu warga masyarakat datang langsung ke lokasi ke pos kami untuk menyampaikan ada apa di mana,” tutup Lilik.
Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri
