SURABAYA (Lenteratv) – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) menggelar unjuk rasa dan menduduki kantor rektorat. Mahasiswa menuntut rektor terpilih, AKH Muzakki, mundur dari jabatannya. Aksi di depan gedung rektorat sempat memanas karena aksi pembakaran kardus bekas dan geber motor oleh sejumlah mahasiswa.
Ratusan mahasiswa yang sebelumnya sempat masuk dan menduduki gedung rektorat UINSA, menunggu kedatangan rektor Akhmad Muzakki untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.
Suasana aksi memanas setelah sejumlah mahasiswa membakar kardus bekas minuman. Selain aksi bakar-bakar, sejumlah mahasiswa juga menggeber motor di tengah aksi.
Mahasiswa menyatakan penolakan terhadap Akhmad Muzakki untuk kembali menjabat sebagai rektor UINSA.
Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UINSA, Fadlurrakhman Fazle Purwardana, menegaskan pihaknya menginginkan penurunan secara terhormat Muzakki dari posisi rektor.
Fadlurrakhman mengungkapkan bahwa kepemimpinan Muzakki selama ini bernuansa otoriter. Bahkan, ia mengklaim tidak sedikit dosen yang keberatan dengan gaya kepemimpinannya.
“Kami menolak kepemimpinan rektor dan meminta turun secara terhormat dan dari ketulusan Prof. Muzakki sendiri. Karena sangat otoriter dan diktaktor,” ungkap Fadlurrakhman Fazle Purwardana, Wakil Presbem UINSA.
Menurut mahasiswa, selain gaya kepemimpinan rektor Muzakki, penolakan tersebut berkaitan dengan sejumlah persoalan selama masa kepemimpinannya, di antaranya terkait dana, jas almamater mahasiswa baru, hingga besaran UKT.
Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri
