Berita

2.400 Pencari Kerja Berebut 450 Lowongan, Pemkot Surabaya Gelar Mini Job Fair di Eks Hi-Tech Mall

SURABAYA (Lenteratv) – Antrean ribuan pencari kerja mengular di lantai basement Surabaya Urban Creative Hub (SUCH), eks Hi-Tech Mall, Jalan…

Ribuan pencari kerja mengikuti Mini Job Fair "Surabaya Siap Kerjo" di basement Surabaya Urban Creative Hub (SUCH), eks Hi-Tech Mall, Surabaya.
Ribuan pencari kerja mengikuti Mini Job Fair "Surabaya Siap Kerjo" di basement Surabaya Urban Creative Hub (SUCH), eks Hi-Tech Mall, Surabaya.

SURABAYA (Lenteratv) – Antrean ribuan pencari kerja mengular di lantai basement Surabaya Urban Creative Hub (SUCH), eks Hi-Tech Mall, Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, Rabu (16/9).

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka Mini Job Fair bertajuk “Surabaya Siap Kerjo” yang menarik minat hingga 1.600 pelamar melalui aplikasi ASSIK. Padahal, untuk penempatan dalam negeri, Pemkot hanya menyediakan 450 lowongan dari 14 perusahaan untuk 76 jenis jabatan. Artinya, satu kursi kerja harus diperebutkan hampir empat orang pelamar.

Tak hanya lowongan lokal, Pemkot juga menawarkan 1.700 peluang kerja ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur. Total ada 2.150 lowongan yang dibuka selama dua hari yakni tanggal 16-17 September 2026.

Fokus utama dalam bursa kerja kali ini adalah pengentasan kemiskinan. Pemkot menyasar 2.400 warga dari keluarga miskin dan pramiskin untuk bisa terserap di dunia kerja.

Kepala Disperinaker Kota Surabaya, Agus Hebby Djuniantoro, mengatakan warga miskin ini tidak langsung dilepas melamar. Mereka telah diberi pembekalan khusus agar mampu bersaing.

“Mereka sudah kami latih bagaimana cara melamar pekerjaan, bagaimana menghadapi wawancara, hingga persiapan memasuki dunia kerja. Kami ingin warga dari keluarga miskin dan pramiskin memiliki bekal yang cukup sehingga bisa bersaing. Sasaran utama kami sekitar 2.400 warga tersebut, kalau bisa semuanya bekerja,” kata Hebby.

Hebby menambahkan, jika belum terserap melalui rekrutmen langsung, jalur magang akan menjadi jembatan para pencari kerja. Perusahaan bisa menilai langsung kemampuan dan kecocokan calon pekerja sebelum direkrut tetap.

Mini Job Fair ini diharapkan tidak hanya mengurangi pengangguran, tetapi juga menjadi alat pengentasan kemiskinan di Kota Pahlawan, sekaligus menghidupkan kembali kawasan eks Hi-Tech Mall sebagai pusat kreatif.

Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri

Topics:

About the Author

LenteraTV

Related Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *