SURABAYA (Lenteratv) – Kantor SAR Kelas A Surabaya mengintensifkan upaya pencarian KMN Entok yang dilaporkan belum kembali sejak berangkat mencari ikan dari Perairan Lamongan.
KN SAR 249 Permadi dikerahkan untuk menyisir area pencarian baru yang diduga menjadi jalur pelayaran sekaligus lokasi operasi penangkapan ikan kapal tersebut, setelah adanya informasi dari keluarga korban.
KN SAR 249 Permadi bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju lokasi pencarian yang berjarak sekitar 157 mil laut. KN SAR 249 Permadi membawa 14 orang ABK serta dua personel Unit Siaga SAR Lamongan, personel PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ditpolairud Polda Jawa Timur, ABK KP Manyar, serta perwakilan keluarga korban.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan keterlibatan keluarga korban yang pernah ikut serta dalam aktivitas pencarian ikan bersama ABK KMN Entok diharapkan dapat membantu memastikan lokasi yang biasanya menjadi area penangkapan ikan KMN Entok.
Selama pelayaran menuju lokasi pencarian, kondisi cuaca terpantau cukup mendukung. Berdasarkan prakiraan BMKG Maritim, cuaca di wilayah operasi berawan dengan angin bertiup ke arah timur berkecepatan sekitar 18 knot dan tinggi gelombang berkisar antara 1 hingga 1,29 meter.
“Hasil pengecekan KN SAR Permadi ini diharapkan nantinya dapat menemukan tanda-tanda keberadaan KMN Entok atau setidaknya mendapatkan informasi baru lainnya,” imbuh Nanang.
Sebelumnya, Kantor SAR Kelas A Surabaya juga telah melakukan upaya pencarian melalui penyebaran informasi kejadian kepada berbagai instansi maritim, jaringan pelayaran, serta e-broadcast kepada kapal-kapal yang melintasi jalur yang diduga menjadi lokasi KMN Entok melakukan aktivitas pencarian ikan.
Sebelum dilaporkan hilang kontak, Kapal Motor Nelayan Entok diprediksi membawa 19 Anak Buah Kapal (ABK) dan satu orang nakhoda. Belum diketahui penyebab hilangnya KMN Entok di Perairan Utara Kangean, Sumenep. Namun, dugaan sementara hilangnya KMN Entok akibat cuaca buruk dan usia mesin kapal yang telah tua.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, hingga Rabu siang belum terdapat laporan maupun tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan KMN Entok. Tim SAR gabungan juga belum menemukan badan kapal, puing-puing, ataupun jejak lain yang berkaitan dengan kapal yang masih dalam pencarian tersebut.
Reporter: Guntur Yudinata/Editor: yasin
