Berita

Teriak Jatim Provinsi Terkorup, Pedagang Rokok Lokal Geruduk Kantor Gubernur Protes Satpol PP Arogan

SURABAYA (Lenteratv) – Puluhan orang yang mengatasnamakan Persatuan Pedagang Rokok Lokal Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur…

Puluhan Pedagang Rokol Lokal Menggelar Demo di depan Kantor Gubernur Jatim.
Puluhan Pedagang Rokol Lokal Menggelar Demo di depan Kantor Gubernur Jatim.

SURABAYA (Lenteratv) – Puluhan orang yang mengatasnamakan Persatuan Pedagang Rokok Lokal Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya.

Dalam aksinya, massa meluapkan kekecewaan terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah seorang orator bahkan menyebut Jawa Timur sebagai provinsi terkorup di Indonesia.

“Jatim merupakan provinsi terkorup di Indonesia. Terbukti 21 tersangka karena hibah Provinsi Jawa Timur sampai saat ini masih ada yang bertengger di DPR RI,” teriak orator di atas mobil komando.

Massa mengaku hanya rakyat kecil yang ingin mencari nafkah. Mereka memprotes tindakan Satpol PP yang dinilai arogan saat melakukan penertiban.

“Kami Persatuan Pedagang Rokok Lokal Indonesia ingin menyampaikan bahwasanya kami hanya ingin mencari seribu dua ribu. Satpol PP dengan arogannya memperkosa rakyat kecil,” lanjutnya.

Massa juga menyinggung Pasal 27 Ayat (2) UUD 1945 yang menyebutkan bahwa negara wajib memberikan perlindungan, kesejahteraan, dan pekerjaan yang layak bagi setiap warga negaranya.

“Kita ketahui dalam Pasal 27 Ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945, negara wajib memberikan perlindungan kesejahteraan dan pekerjaan yang layak bagi setiap warga negaranya. Tetapi apakah sampai saat ini pemerintah dan yang dalam hal ini gubernur telah memberikan lapangan pekerjaan yang sesuai bagi kami?” pungkasnya.

Aksi yang berlangsung di bawah terik matahari itu berjalan tertib dengan pengawalan aparat. Mereka meminta Gubernur Jawa Timur untuk mengevaluasi kinerja Satpol PP di lapangan dan lebih berpihak kepada pedagang kecil.

Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri

Topics:

About the Author

LenteraTV

Related Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *