SURABAYA (Lenteratv) – Salah satu penumpang kapal Dharma Rucitra VII rute Surabaya-NTT mengalami tidak sadarkan diri dan meninggal dunia saat kapal berada di perairan Karang Jamuang, Gresik. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, namun sebelum meninggal, korban mengeluhkan sakit lambung.
Jenazah penumpang kapal bernama Abraham X, pria berusia 38 tahun, warga Sikka, NTT, dievakuasi oleh tim SAR melalui KN SAR 249 Permadi yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
KN SAR 249 Permadi berangkat menuju perairan Karang Jamuang, Gresik, dari Dermaga Distrik Navigasi untuk melakukan bantuan evakuasi jenazah atau medevac. Proses transfer di atas KM Dharma Rucitra VII terhadap jenazah warga asal Sikka, NTT, memerlukan waktu sekitar 15 menit.
Setelah proses transfer, jenazah dibawa ke Dermaga Mirah Surabaya untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Setibanya di Dermaga Mirah, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kantor SAR Surabaya menyerahkan jenazah korban kepada operator pelayanan PT Dharma Lautan Utama dan pihak keluarga.
Penyerahan jenazah juga disaksikan oleh KSOP Tanjung Perak, Balai Besar Karantina Kesehatan Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Polairud Polda Jatim.
“Kami mendapat laporan KM Dharma Rucitra VII meninggal di atas kapal. Begitu mendapat laporan, kami segera menuju titik evakuasi. Setelah proses transfer selesai, KN SAR Permadi kembali ke Pelabuhan Tanjung Perak bersama dengan anak korban,” terang Nanang Sigit, Kepala Kantor SAR Surabaya.
Setelah seluruh proses selesai, KN SAR 249 Permadi kembali ke Dermaga Distrik Navigasi, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk siaga keperluan rescue lainnya.
Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri
