SURABAYA (Lenteratv) – Batik merupakan warisan budaya tradisional khas Indonesia. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Salah satu batik yang unik ialah Batik Gedog, batik kuno yang hanya ada di daerah Tuban, Jawa Timur.
Nama Gedog diambil dari proses pembuatannya, yaitu kapas dipintal menjadi benang, kemudian ditenun menjadi kain menggunakan alat manual yang mengeluarkan bunyi “gedog-gedog”. Pembuatan kain tenun Gedog secara tradisional ini merupakan tradisi asli dari daerah Tuban, Jawa Timur.
Cara membuat kain tenun Batik Gedog khas Tuban secara tradisional dengan peralatan kayu atau gedokan masih dilestarikan hingga kini. Proses pembuatannya dilakukan dengan teliti dan hati-hati serta membutuhkan kesabaran agar menghasilkan kain tenun yang berkualitas dan bernilai jual tinggi. Untuk membuat satu lembar kain, dibutuhkan waktu hingga satu minggu atau bahkan lebih, tergantung tingkat kesulitannya.
Tenun Gedog Tuban tergolong istimewa karena mulai dari bahan hingga pewarnanya menggunakan bahan dari alam lokal setempat, seperti kapas dan pewarna yang berasal dari pohon mengkudu, pohon nila, dan akar pohon mangga.
Salah satu pengrajin kain tenun batik, Layem, mengaku sudah lebih dari 20 tahun menggeluti profesi pembuatan kain tenun batik khas Tuban ini. Menurutnya, untuk membuat selembar kain tenun Batik Gedog membutuhkan waktu lebih dari satu minggu.
“Membuat kain Batik Gedog ini memakai alat tradisional bernama gemblongan. Ini asli khas Tuban. Untuk membuatnya memakan waktu satu minggu lebih lamanya, bahkan bisa lebih,” ungkap Layem, pengrajin kain tenun batik, saat ditemui di Surabaya.
Sementara itu, Batik Gedog khas Tuban menggunakan motif-motif geometris. Motif tersebut menghasilkan gambar tanaman yang simetris. Tanaman yang dijadikan motif yaitu pohon kluwih, pohon kopi, pohon kemiri, pohon randu, dan ganggang. Selain itu, terdapat pula motif burung, serangga, dan binatang melata. Motif burung yang umum yaitu burung merak dan burung segunting.
Berdasarkan warnanya, Batik Gedog memiliki empat jenis motif. Pertama, batik putihan yang berwarna dasar putih dan bercorak biru tua atau hitam. Kedua, batik bangrod yang berwarna merah. Ketiga, batik pipitan yang memadukan warna merah dan biru tua. Keempat, batik irengan dengan warna dasar biru tua atau hitam disertai corak putih.
Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri
