SURABAYA (Lenteratv) – Aksi juru parkir liar di Surabaya kembali meresahkan warga dan viral di media sosial. Gara-gara tidak diberi uang parkir, seorang pengendara mengaku diludahi hingga dipukul. Aksi tersebut terjadi di depan sebuah minimarket di Jalan Dharmahusada, Surabaya.
Aksi jukir liar tersebut sempat terekam kamera warga dan terlibat cekcok dengan sejumlah pengendara di depan sebuah minimarket di Jalan Dharmahusada, Surabaya.
Perselisihan diduga bermula saat pengendara tidak memberikan uang parkir. Jukir yang tidak terima kemudian terlibat adu mulut hingga berujung aksi penganiayaan.
Tak lama setelah video tersebut viral, petugas Dinas Perhubungan Kota Surabaya mendatangi lokasi. Jukir yang diduga liar tersebut kemudian diamankan petugas Dishub.
Kepala Toko Minimarket, Nabila Anisa, membenarkan adanya aksi pemukulan di depan tokonya. Ia menegaskan lokasi minimarket memang menerapkan aturan bebas parkir sehingga konsumen tidak memiliki kewajiban membayar parkir.
“Kita memang tidak ada kerja sama dengan tukang parkir. Yang viral kemarin itu baru terlihat saja, sebelumnya tidak ada. Saya tidak tahu penyebab mereka sampai baku hantam, tukang parkirnya terlihat memaksa,” ungkap Nabila Anisa, saksi mata sekaligus Kepala Toko Minimarket.
Nabila juga menyebut, dirinya tidak pernah melihat jukir tersebut sebelumnya mengatur atau menjaga parkir di depan minimarket.
Kasus ini kemudian ditindaklanjuti Satuan Samapta dan Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya. Oknum jukir tersebut telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut.
Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri
