Berita

Waspada Copet di Keramaian Pekan Pahlawan, Incar HP Pelajar saat Parade Juang, Satu Ditangkap dan Satu Buron

SURABAYA (LenteraTV) – Polisi mengingatkan warga agar waspada terhadap aksi pencopetan di tengah keramaian. Seorang pelaku ditangkap saat mengincar handphone…

Seorang pelaku pencopetan diamankan petugas setelah diduga mengincar handphone milik pelajar saat berlangsungnya Parade Juang di Surabaya.
Seorang pelaku pencopetan diamankan petugas setelah diduga mengincar handphone milik pelajar saat berlangsungnya Parade Juang di Surabaya.

SURABAYA (LenteraTV) – Polisi mengingatkan warga agar waspada terhadap aksi pencopetan di tengah keramaian. Seorang pelaku ditangkap saat mengincar handphone milik pelajar SMA di Parade Juang, sementara rekannya masih buron.

Rangkaian peringatan Hari Pahlawan 10 November di Surabaya masih berlangsung. Keramaian masih akan terjadi di sejumlah titik kota.

Namun, di balik semarak Parade Juang, Polsek Bubutan mencatat bahwa copet di tengah keramaian sudah mulai beraksi.

Seorang pelaku pencopetan diamankan polisi saat beraksi bersama rekannya di tengah Parade Juang. Satu pelaku tertangkap, sementara satu lainnya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

“Benar Polsek kemarin mengamankan pelaku copet di kegiatan Parade Juang di mana pencopet tersebut beraksi bersama rekannya namun yang tertangkap satu dan temannya melarikan diri menggunakan sepeda motor. Mereka ini kemungkinan sering beraksi di beberapa tempat namun kemarin mereka tertangkap saat mau mengambil handphone anak sekolah,” ujar Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi.

Modusnya klasik, tetapi efektif di tengah keramaian. Pelaku mengincar pelajar yang lengah saat menonton parade. Saat hendak mengambil HP milik korban laki-laki, aksinya diketahui.

Karena panik, HP tersebut terjatuh dan pelaku langsung diamankan warga.

“Hampir-hampir dihajar oleh massa dan langsung diamankan ke poslantas yang ada di lokasi,” kata Sandi.

Korban berjumlah dua orang, keduanya merupakan pelajar SMA. Satu korban laki-laki yang HP-nya hampir diambil dan satu korban perempuan yang HP-nya sudah terlanjur diambil.

“Kita amankan di Polsek dan saat ini sudah kita tahan di Mako Polrestabes Surabaya,” lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku bukan residivis. Pelaku sudah tamat sekolah, tetapi belum bekerja dan mengaku telah dua kali melakukan pencopetan di tengah keramaian.

“Korbannya ini pelajar anak SMA. Sedangkan pelakunya ini sudah tamat sekolah namun belum bekerja dan sampai saat ini kita sudah cek bahwa yang bersangkutan bukan residivis. Pengakuan sudah dua kali melakukan kegiatan pencopetan tersebut,” jelas Sandi.

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara di atas lima tahun.

“Untuk pelaku terancam hukuman penjara di atas lima tahun,” tegasnya.

Polisi masih memburu satu rekan pelaku yang kabur dengan menelusuri pelat nomor motor yang digunakan saat beraksi.

“Plat nomor yang digunakan 2768,” ujar Sandi.

Hingga saat ini, pelaku masih ditahan di Mako Polrestabes Surabaya, sementara rekannya masih dalam pencarian polisi.

Menjelang puncak Pekan Pahlawan, polisi mengimbau warga, khususnya pelajar dan orang tua, agar menyimpan HP di tempat aman, tidak menggunakan HP saat berdesakan, serta segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan di tengah keramaian.

Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri

About the Author

LenteraTV

Related Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *