SURABAYA (Lenteratv) – Ditresnarkoba Polda Jawa Timur menggelar press conference pengungkapan enam kasus menonjol pada triwulan terakhir. Sejumlah barang bukti dipamerkan di atas meja, mulai dari sabu kemasan teh Cina, pil Happy Five, ekstasi, etomidate dalam kemasan vape bergambar Spider-Man, hingga 148 batang tanaman ganja dalam polybag.
Total dalam tiga bulan terakhir, Polda Jatim dan jajaran mengungkap 1.869 kasus dengan 2.381 tersangka. Barang bukti yang disita meliputi 86,5 kg sabu, 27.571 butir ekstasi, dan 1 kg ganja.
Khusus enam kasus menonjol hari ini, sebanyak 10 tersangka jaringan diamankan dengan barang bukti 64 kg sabu, termasuk 43 kg sabu yang disembunyikan di dalam mobil di salah satu hotel di Surabaya.
Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Kurniawan mengatakan ada modus baru pengiriman sabu dari Jakarta ke Surabaya.
“Dikirim atau bergerak barang ini dari Jakarta hanya dalam satu perjalanan satu koper dengan jumlah yang besar. Ini tentu model baru. Karena jumlahnya sekaligus. Biasanya hanya 10-12 kg, kini 40-an kg dalam satu koper hitam besar,” jelasnya.
Selain sabu, polisi mengungkap modus baru narkotika cair golongan 2 berupa vape yang mengandung etomidate. Vape dikemas dengan gambar kartun menarik seperti Spider-Man. Efeknya halusinogen sehingga membuat pemakai melayang. Dua kurir dari Jakarta ditangkap di Surabaya.
Polisi juga mengungkap 148 batang tanaman ganja yang ditanam secara lokal di Malang, Jatim. Tiga unit mobil yang digunakan untuk mengangkut narkoba juga disita dan dipasang garis polisi.
Press conference dipimpin Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules A. Abast bersama Dirresnarkoba dan Kasubdit II, serta dihadiri Kasubbid Provos.
Kurniawan mengapresiasi peran media. “Pengungkapan ini tidak semata-mata keberhasilan kami. Keberhasilan kita semua. Rekan-rekan media sangat membantu kami. Pelaku juga merasa terawasi,” pungkasnya.
Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri
