Berita

Kasal Resmikan Pembangunan Kapal Selam Scorpene di PT PAL Indonesia

SURABAYA (Lenteratv) – Indonesia semakin dekat mewujudkan kemandirian dalam membangun kapal selam modern.  Melalui prosesi First Steel Cutting, PT PAL…

TNI AL, PT PAL INDONESIA, dan Naval Group menggelar ceremoni First Cutting Steel, dalam kerjasa.a Pembangunan Kapal Selam Scorpene di PT PAL Surabaya.
TNI AL, PT PAL INDONESIA, dan Naval Group menggelar ceremoni First Cutting Steel, dalam kerjasa.a Pembangunan Kapal Selam Scorpene di PT PAL Surabaya.

SURABAYA (Lenteratv) – Indonesia semakin dekat mewujudkan kemandirian dalam membangun kapal selam modern. 

Melalui prosesi First Steel Cutting, PT PAL Indonesia resmi memulai pembangunan kapal selam kelas Scorpene dengan dukungan transfer teknologi dari Naval Group Prancis.

Prosesi first steel cutting menandai dimulainya, pembangunan fisik kapal selam kelas Scorpène, yang akan diproduksi di galangan PT PAL Indonesia.

Acara yang dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI, Muhammad Ali Sekretaris Jenderal, Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo. Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, serta CEA Naval Group Prancis Pierre Eric Pommellet.

Kasal menyebut pembangunan kapal selam dimulai setelah kontrak efektif berjalan selama dua belas bulan. Proyek strategis ini ditargetkan selesai dalam waktu sembilan puluh enam bulan atau sekitar delapan tahun.

Hingga saat ini, progres program telah mencapai sekitar 20,5 persen. Pembangunan kapal selam akan dikerjakan oleh putra-putri terbaik indonesia dengan dukungan transfer teknologi dari Naval Group Prancis.

Kasal juga menegaskan, scorpene yang dibangun di indonesia merupakan varian terbaru dengan teknologi lebih modern dibandingkan versi yang sudah digunakan oleh sejumlah negara.

“First Steel Cutting untuk TNI Angkatan Laut dilaksanakqn setelah 12 bulan dan pembangunan kapal selama ini akan berlangsung 96 bulan. Kurang lebih 8 tahun ya, kami seluruh pihak yang terlibat, menyaksikan First Cutting dari pembangunan kapal selama ini berjalan positif sekitar 20,5 persen. Mudah-mudahan ini bisa berjalan tepat waktu. Pembangunan oleh putra putri kita dan dibantu oleh Naval Group. Kami berharap Scorpène ini lebih bagus dibanding Scorpène lainnya,” ungkap Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Laut (7/8/2026).

Sementara itu, Direktur Utama PT PAL Indonesia menilai First Steel Cutting menjadi bukti kuatnya kolaborasi Indonesia dan Prancis dalam pengembangan industri pertahanan. Kerja sama ini tidak hanya menghasilkan kapal selam, tetapi juga mendorong transfer teknologi dan peningkatan kemampuan SDM Nasional.

“Pembangunan Scorpène adalah konsorsium dari PT PAL Republik Indonesia dan Naval Group Republik Prancis yang sudah memberikan Guidance Transloading pembangunan Scorpène. Adapun First Cutting kali ini memberikan adanya harapan lebih baik lagi untuk memperkuat alutsista nasional,” tutur Kaharuddin Djenod.

Pembangunan kapal selam Scorpène diharapkan menjadi langkah besar menuju kemandirian industri Pertahanan Nasional sekaligus memperkuat kemampuan TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan maritim Indonesia.

Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri

Topics:

About the Author

LenteraTV

Related Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *