Berita

Rayap Besi Berulah di Kembang Jepun Surabaya, 14 Bollard Raib Dijual ke Pasar Loak, 1 Pelaku Ditangkap

SURABAYA (Lenteratv) – Aksi pencurian fasilitas umum kembali terjadi di kawasan wisata Kota Lama Kembang Jepun, Surabaya. Sebanyak 14 bollard…

Perangkat Desa Bongkaran dan Perangkat Desa Nyamplungan memeriksa trotoar lokasi pencurian Bollard di Kembang Jepun.
Perangkat Desa Bongkaran dan Perangkat Desa Nyamplungan memeriksa trotoar lokasi pencurian Bollard di Kembang Jepun.

SURABAYA (Lenteratv) – Aksi pencurian fasilitas umum kembali terjadi di kawasan wisata Kota Lama Kembang Jepun, Surabaya. Sebanyak 14 bollard atau tiang pembatas pedestrian raib digondol maling.

Lurah Nyamplungan, Pabean Cantikan, Estu Sulaksono, membenarkan kejadian viral tersebut. Rinciannya, 12 bollard hilang di wilayah Kelurahan Bongkaran dan 2 bollard di wilayah Kelurahan Nyamplungan.

“Memang benar terjadi pencurian yang totalnya 14, 12 itu di wilayah Kelurahan Bongkaran, 2 di wilayah kami,” kata Estu.

Kehilangan ini pertama kali diketahui saat patroli gabungan Kelurahan Nyamplungan dan Bongkaran pada 16 September 2026 di Jalan Kembang Jepun. Petugas mendapati sejumlah titik bollard yang baru dipasang Pemkot Surabaya sudah bolong.

Bukti pencurian terekam jelas oleh CCTV warga. Dalam rekaman, pelaku mengangkut bollard menggunakan becak.

“Buktinya adalah itu sendiri yang diangkut melalui becak. CCTV ada, direkam oleh warga,” ujar Estu.

Estu juga menyebut pelaku bukan warga Surabaya dan bukan warga Kecamatan Pabean Cantikan.

Polsek Pabean Cantikan yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Tim Reskrim melakukan olah TKP dan penyanggongan.

Pelaku diketahui beraksi pada pukul 01.00 dini hari dengan cara membongkar baut bollard. Setelah berhasil, bollard dibawa pulang dan disimpan di rumahnya.

“Si pelaku melakukan pencurian pada jam satu dini hari, dia berhasil membongkar satu buah sudah diamankan dibawa pulang,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan dalam rekaman interogasi.

Polisi kemudian membuntuti pelaku saat akan beraksi lagi pada pukul 03.00 dini hari. Saat itu, pelaku berjumlah dua orang. Satu pelaku berhasil kabur setelah mengetahui dibuntuti, sementara satu pelaku berhasil diamankan.

“Kita keler ke rumahnya, kita temukan barang bukti berupa pembatas jalan yang sudah disimpan di rumahnya yang akan dieksekusi, rencananya akan dijual di daerah Pasar Loak,” jelasnya.

Kini, satu pelaku diamankan di Polsek Pabean Cantikan untuk proses hukum lebih lanjut, sementara satu pelaku lain masih dalam pengejaran.

Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri

Topics:

About the Author

LenteraTV

Related Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *