SURABAYA (Lenteratv) – Ledakan LPG terjadi di sebuah rumah di Jalan Juwingan 72-D, Surabaya, Kamis dini hari. Seorang pria berusia 51 tahun bernama Kholis Badrizaman menjadi korban dan mengalami luka bakar hingga 90 persen di sekujur tubuhnya. Diduga, ledakan terjadi setelah gas LPG yang bocor terkumpul di dalam ruangan, lalu tersambar api saat kompor dinyalakan.
Suara ledakan menggemparkan warga di Jalan Juwingan 72-D, Surabaya, sekitar pukul tiga dini hari. Peristiwa bermula saat keluarga korban mencium bau gas LPG dan mendengar suara gas keluar dari tabung atau salurannya.
Kholis Badrizaman yang saat itu berada di bagian bawah rumah kemudian berupaya memperbaiki LPG tersebut. Namun, setelah perbaikan selesai, kompor kembali dinyalakan. Diduga, gas yang telah terkumpul di dalam ruangan tersambar api hingga menyebabkan ledakan.
Akibat ledakan, Kholis mengalami luka bakar serius. Dari hasil pemeriksaan dokter, luka bakar yang dialami korban mencapai sekitar 90 persen.
Saat kejadian, anak korban, Chusaini Agus Naim, sedang tidur di bagian atas rumah. Kerasnya ledakan juga menyebabkan bagian rumah mengalami kerusakan.
“Waktu tidur itu sudah ada bau gas LPG bocor. Nah, saya tolong ayah untuk membenarkan LPG, tetapi posisi LPG dinyalakan dan langsung tersulut karena gasnya terkumpul banyak. Bapak sekarang dirawat di RSUD Haji, luka bakar mencapai 90 persen,” terang Chusaini Agus Naim, anak korban.
Sementara itu, tetangga korban mengaku terkejut mendengar suara ledakan yang sangat keras. Bahkan, hentakan ledakan terasa seperti gempa dan membuat sejumlah kaca rumah pecah.
Setelah ledakan terjadi, warga segera membuka pintu rumah dan menyelamatkan Kholis. Tabung LPG juga langsung diamankan untuk mencegah terjadinya ledakan susulan.
“Kejadiannya jam tiga malam, terdengar suara meledak gitu, duar… Apinya sempat menjilat ke luar ruangan. Nah, mungkin tabung LPG-nya sudah bocor di ruang tertutup, ya. Kaca rumah saya ikut pecah,” ujar Khoirul, tetangga korban.
Kholis Badrizaman kini masih menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya dan akan segera dijadwalkanmenjalani operasi, mengingat korban mengalami luka bakar hingga 90 persen.
Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri
