SURABAYA (Lenteratv) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sukses menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada hari kedua. Adapun PKKMB yang digelar selama empat hari, sejak Selasa hingga Jumat, diisi dengan materi yang bernalar logis, praktis, dan realistis. Sebagian besar pemateri merupakan praktisi yang berpengalaman di bidangnya.
Materi yang disampaikan tersebut mengenai nasionalisme dan kewirausahaan atau entrepreneurship kepada 2.231 mahasiswa baru dari 10 program studi sarjana. Mereka pun mendengarkan dengan saksama pemaparan para pemateri dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus atau PKKMB hari kedua Universitas Negeri Surabaya. Beberapa pemateri yang cukup menginspirasi adalah Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dan Tarmuji, Komisaris Lentera Media Group.
Deni Wicaksono, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur periode 2024–2029 yang juga merupakan politikus asal PDI Perjuangan, memberikan perhatian terhadap pembentukan paradigma kritis para mahasiswa baru. Di hadapan para mahasiswa, ia mengajak mahasiswa lebih proaktif mengenal lebih dalam terkait politik, pemerintah, dan lingkungan masyarakat yang berkaitan dengan sikap nasionalisme. Sekaligus bertanggung jawab atas hak-hak politik para mahasiswa pada masa pemilihan umum nanti. Salah satunya adalah makna nasionalisme yang kini mengalami arti paradoksal.
“Kita diskusi bersama mahasiswa baru tentang arti nasionalisme yang terkesan hari ini sedang tidak baik-baik saja. Kami menggugah mahasiswa lebih kritis terhadap program pemerintah yang tidak tepat sasaran, bahkan persoalan lingkungan. Dan saya apresiasi terhadap antusiasme kawan-kawan mahasiswa FISIP. Semoga jiwa kritis dan kepekaan sosial menjadi bekal mahasiswa untuk peduli pada lingkungan dan masyarakat. Mental kritis mahasiswa memang punya tren naik turun, ya. Tapi dengan akses teknologi informasi yang luas, sikap kritis mereka justru semakin kuat. Tapi harus dilandasi dengan data empiris yang baik, sehingga ide yang digulirkan nanti tepat sasaran dan mereka pasti bisa menjadi agen perubahan,” terang Deni Wicaksono, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, kepada Lenteratv.
Sementara itu, Komisaris Lenteratv atau Media Lentera Group, Tarmuji, yang juga merupakan alumnus Universitas Negeri Surabaya, menggugah mental mahasiswa agar lebih terfokus pada potensi-potensi yang menunjang tujuan mereka setelah kelulusan nanti. Terlebih, hal ini menyoal persiapan mahasiswa agar lebih adaptif terhadap dinamika perekonomian.
Secara singkat, Tarmuji ingin membawa mahasiswa menyadari lebih dini agar tidak menyia-nyiakan waktu selama berkuliah dan mengembangkan potensi diri. Hal ini menjadi penting demi menyesuaikan diri dengan tuntutan kehidupan nyata di masa depan. Ia berharap mahasiswa lebih kreatif sejak dini, menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan informasi saat ini.
“Saya ingin menggugah mahasiswa baru ini lebih dini mempersiapkan potensi untuk mencapai tujuan yang ingin mereka capai. Pada semester awal, mereka harus bisa menata target sebagai mahasiswa. Apa yang ingin dicapai ketika lulus? Jadi, ada waktu empat tahun, dan potensi individu ini macam-macam. Ada yang ingin menjadi akademisi, entrepreneur, atau profesional dan lain-lain. Nah, ini harus disiapkan lebih dini, sehingga mereka tidak terkaget-kaget dengan kerasnya dinamika kehidupan nyata,” ungkap Tarmuji, Komisaris Lenteratv/PT Lentera Group.
Dimas, salah satu mahasiswa baru, mengaku materi yang disampaikan sangat bermanfaat baginya karena mahasiswa perlu memetakan arti edukasi selama mereka berkuliah.
“Sangat bermanfaat materi tentang entrepreneur buat saya dan teman-teman, apalagi untuk masa depan,” ujar Dimas, peserta PKKMB Unesa.
Selain menjadi pembicara, Tarmuji juga mengenalkan akun media sosial resmi Lenteratv kepada ribuan mahasiswa baru. Sontak, mahasiswa baru pun mengapresiasi dan langsung mengikuti akun media sosial Lenteratv.
Pengenalan Lenteratv kepada mahasiswa baru menjadi salah satu alat peraga materi yang realistis tentang bagaimana mereka melihat perkembangan industri informasi yang dapat berpotensi bagi masyarakat. Bagi mahasiswa baru yang proaktif mengambil bagian, Tarmuji memberikan apresiasi berupa sejumlah doorprize.
Reporter: Guntur Yudinata
Editor: Yasin Al Raviri
